Uang Hasil Korupsi




Seorang menteri di suatu negara yang jauh dari negara kita, terkena suatu masalah yang harus diselesaikan dengan hukuman penjara.
            Saat sang menteri itu di selidiki ternyata sang menteri tersebut terlibat dalam masalah korupsi uang negara sangat sedikit, bahkan untuk membeli mobil 10buah pun cukup. Ketika itu sang hakim memutuskan untuk menghukumnya selama 3 bulan di penjara agar sang menteri tersebut merasa jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.
            Seusai sang menteri tersebut dijatuhi hukuman itu, sang menteri mengajak sang hakim untuk berbincang-bincang. “apa yang ingin anda bicarakan, pak?” tanya sang hakim. “saya ini kan menteri, tak sepantasnya dijatuhi hukuman seperti itu” jawab sang menteri sambil berbasa-basi. “iya, lalu?” tanya si hakim. “ya mohon diringankan pak, saya akan bayar sesuai dengan keinginan bapak” jawab sang menteri sambil mencari celah agar hukumannya diringankan.
Lalu sang hakim yang modern pun menjawab “anda pikir ini permainan get rich, bisa bayar pakai uang”. Lalu sang menteri pun tak mau kalah “tapi kan ini uang saya, saya berhak untuk melakukan ini?”. Sang hakim pun menjawab “uang anda?  Bukankah uang anda tercampur dengan uang korupsi, anda benar-benar dermawan sekali ingin membagi-bagikan uang yang  anda miliki” sang hakim lalu meninggalkan sang menteri tersebut.
            Sang menteri tersebut pun langsung tertunduk malu, lalu suasana kembali tenang.

                                                                                                   
                                                                                                   R.A Nada Taqiyya Izazi / X MIA 2 / 29


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Diana Dewi / X MIA 2 / 7



Ayam Goreng Gurih
Pada suatu malam, di negara x (yang pasti bukan negara Indonesia) , ada seorang pria (sebut saja robi) sedang berjalan – jalan menaiki sepeda motor mengelilingi kota (sebut saja kota j). Dia hampir 2 jam mengelilingi kota tersebut hanya untuk membeli ayam krispy seperti di restoran ternama (sebut saja restoran k). Dia ingin membelikan ayam goreng untuknya dan untuk adiknya. Dia tidak mau membeli di restoran karena harga ayamnya belum termasuk pajak.  Lalu dia menemukan penjual ayam goreng krispy di pinggir jalan (sebut saja penjual ayam a). Dia menghentikan mesin kendaraannya tepat di pinggir jalan tersebut. Setelah dia turun dari kendaraannya, dia menghampiri si penjual ayam itu.
“Pak, saya beli ayamnya 3 potong,” ujar Robi. “Masnya mau yang sayap, paha, atau dada?” tanya si penjual ayam. “Saya mau yang paha pak,” jawab Robi. Setelah si penjual selesai membungkus ayamnya, Robi pun bertanya pada si penjual ayam a, “Berapa harganya pak?” Lalu si penjual ayam a menjawab, “Harganya hanya 9.000 mas.” Lalu Robi terbelalak keheranan, padahal dia beli di restoran k, 1 ayam saja harganya 10.000 belum termasuk pajak. Tetapi kalau di jalanan, harganya murah sekali. “Wah.. murah ya pak, besok saya kesini lagi kalau harganya semurah ini. Apa rahasaianya sih pak, kok bisa membuat ayam goreng krispy murah seperti ini?” tanya Robi. Lalu si penjual ayam a pun menjawabnya, “Saya menggoreng ayam dengan tepung, garam, dan serbuk putih yang membuat ayam ini jadi lebih gurih daripada di restoran. Ayam ini bahkan bisa bertahan sampai 3 hari berturut – turut loh mas,” dengan polosnya dan tanpa bertanya Robi berkata, “Oh.. begitu ya pak. Besok pagi saya kesini lagi ya pak.” Lalu Robi meninggalkan si penjual ayam dan pulang ke rumah.
Setelah sampai di rumah, Robi melihat adiknya sudah terlelap tidur. Karena perutnya juga sudah kenyang, dia pun teringat pada kata si penjual ayam yang katanya ayam gorengnya bisa bertahan sampai 3 hari berturut – turut itu. Setelah itu, dia memasukkan ayam gorengnya kedalam kulkas untuk dimakannya dipagi hari. Keesokan harinya, pada pukul 07.30, saat dia selesai menggoreng ayamnya, dia pun berfikir, “Wah… lebih enaknya ngajak temen – temen kesini makan ayam goreng.” Lalu dia meninggalkan rumah dan berangkat ke penjual ayam itu lagi. Ternyata, disana si penjual ayam goreng itu tidak berjualan. Lalu dia mencari lagi penjual ayam goreng yang ada dijalanan. Saat dia menemukan penjual ayam goreng (sebut saja penjual ayam b), dia pun memesan 5 potong paha ayam. Setelah selesai, si penjual ayam yang satu ini pun berkata, “Harganya 25.000 mas.” Lalu Robi terbelalak keheranan. Dia pun bertanya, “Pak, harganya kok 25.000? Bukannya 15.000 ya pak seperti yang jualan disana itu yah? (sambil menunjuk ke arah kiri).” dengan tegas si penjual ayam b menjawab, “Harganya memang 5.000 per potong mas.”  Lalu Robi pun pulang ke rumah.
Setelah sampai dirumah, ia hendak menelpon teman – temannya sambil menonton tv. Tiba – tiba dia melihat berita di tv, “Seorang pedagang ini telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena kasus kecurangan dalam pembuatan ayam goreng.” Lalu dia melihat wajah si penjual ayam a telah ditangkap oleh polisi. Tiba – tiba dia syok dan tanpa sengaja menjatuhkan telepon yang dia pegang. Dia lalu berteriak kesal, “Kampreeeeeet… orang itu menjengkelkan. Untung saja aku gak jadi mati karena ayam beracun itu. Kalau ketemu, sudah habis kuhajar itu orang.” Setelah pikiran dia tenang, dia pun membuang ayam beracun itu dan berkata, “Pantesan harga ayam yang disana 25.000.”
Kemudian telepon Robi berbunyi tanda telepon, “Kring kring….” Dia pun mengangkat teleponnya dan melihat bahwa itu dari temannnya. “Hallo bro, kenapa tadi nelpon? Apa ada acara makan – makan seperti biasanya?” Lalu Robi menjawab, “Tidak ada apa – apa kok bro.” Lalu temannya berkata lagi, “Ah, alesan nih. Pasti ada acara makan – makan.” dengan beralasan Robi menjawab, “Cuma kepencet bro, ya sudah bro, sampai jumpa.”  dan Robi mematikan teleponnya. “Hah… gak jadi makan – makan kan jadinya, gara – gara orang kampret itu. Berarti ayam yang tadinya 25.000 itu ayam tidak beracun donk. Wah, gua ketipu sama ayam goreng murah. kok bisa yah, gua sepolos itu? Sial banget gua,” kata Robi dengan kesal. Lalu ia pun memakan ayam itu bersama keluarganya dan melanjutkan aktivitas biasanya.
SELESAI
Nama                   : Diana Dewi Pratiwi
Kelas                   : X MIA 2
No. Absen           : 07











  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Dania Novita Adila P / X MIA2 / 05

Kena Tilang deh -_-

Pada suatu hari ada dua anak yang mengendarai sepeda motor. Mereka mau main ke rumah temannya. Pada saat itu juga ada operasi polisi tapi si Nania dan Nonoi tidak tahu.
Di tengah jalan, mereka di suruh berhenti oleh polisi tersebut. Padahal mereka sudah memakai helm.
Polisi : “Tunjukkan SIM atau STNKnya!”
Nania : “Loh pak, saya masih pelajar jadi tidak punya SIM.”
Polisi : “Kalo STNKnya?”
Nania : “Saya tidak membawanya Pak. Hehehehe :D “
Polisi : “Ya sudah kamu minggir dulu.” (kontak sepeda Nania dan Nonoi di ambil sama pak polisi tersebut)
Nania dan Nonoi pun kebingungan dan takut karena baru pertama kali berurusan dengan polisi. Beberapa menit kemudian polisi mendatangi Nania dan Nonoi yang sedang duduk di bawah pohon.
Polisi : “Jadi gimana ini?”
Nonoi : “Gimana loh Pak, saya gak tau” (dengan wajah kebingungan)
Polisi : “Mau bayar aja ta?”
Nonoi : “Bayar apa Pak?”
Polisi : “Ya bayar denda, biar kamu gak repot-repot dateng ke pengadilan ngambil sepeda kalian nanti.”
Nonoi : “Ya udah deh bayar aja.” (dengan wajah pasrah)
Polisi : “Ini dendanya minimal seratus ribu rupiah.”
Nania : “Kok banyak Pak, kita cuma membawa uang delapan puluh ribu Pak.”
Polisi : “Ya sudah tak apa. Ini kontak sepeda kamu.”

Si Nania dan Nonoi pergi. Dan mereka merasa kehilangan uangnya dalam sekejab.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Rachmatul Istiqomah / XMIA2 / 30

Sinetron GGS

Suatu malam hari dirumah Ndani berkumpul dan saling bercerita. tiba-tiba Ndani menyalakan tv dengan chanel sinetron SCTV yang beracara GGS (Gangteng Ganteng Serigala).
Semua tatapan beralih dari saling berhadapan menjadi ke sinetron itu, Raissa yang baru saja menengok sinetron GGS langsung mengatakan, “Gilaa.... Aliando itu memang sangat-sangat tampan, putih, berkilau, dan sedap sekali dipandang mata” nia menyaut Raissa “emang GGS itu berkilau Sa, tapi GGS mojokerto lebih berkilau” dan (raissa pun keheranan dengan membayangkan GGS mojokerto itu seperti apa?) raissa pun akhirnya bertanya kembali “GGS mojokerto itu maksudmu Ganteng Ganteng Smanda ituu taaa? (muka tertawa lebar)” nia pun mejawab dengan suara keras “kalo smanda itu gak berkilau yang berkilau adalah Gundul Gundul Skanesa, GGSnya mojokerto ting...(mengedipkan sebelah mata)”. Semua teman yang ada dirumah tertawa terbahak-bahak dan sambil mengatakan “Betul betul betul”.
Gelak tawa mereda. Mereka kembali menyaksikan sinetron.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Erisna Dwi Lestari / Xmia2 / 09


                     Seratus Ungkapan Semanis Madu
            Bulan mulai menggantikan tugas matahari, suara gemuruh kendaraan mulai rame didengar, klakson mobil mulai bersautan menambah keramean dimalam ini. Suasana jalanan ibu kota Jakarta pada jam–jam tertentu selalu seperti ini. Rasa bosan akan membayangi kita disaat kita terjebak kemacetan yang cukup panjang itu yang menyebabkan warung di pinggir jalan ini rame dikunjungi pengendara yang ini bersantai sejenak.” Buk kopi satu gelas “ minta lelaki tersebut “ iya mas tunggu sebentar ya.“ lelaki itu duduk di bangku panjang yang disediakan. “bagaimana bro setoran hari ini banyak gak ?” tanyak lelaki yang berpostur gemuk ini. “ Penumpang hari ini sepi.” Ucapnya. “loh… truss kita gak jadi ngajak pacar kita ke malam cinta dong.” Ucap Jono. “ Boro – boro kemalam cinta bro uang yang dikasih ke ibu aja gak ada.” Ucapnya sambil mengusap keringat.” “Gue juga bingung bro lama - lama penumpang kok gak ada ya ?.” Ucap Jono. “Mungkin mereka sudah lelah naik angkotan umum.” “ Iya gimana gak lelah bro, angkotan umum kita sudah tidak layak pakai juga, banyaknya mobil dan sepeda murah itu menambah orang lebih memilih uang yang biasanya dipakai buat naik angkotan umum di pakai untuk mengansur mobil dan sepeda motor.” ucap Jono “Iya, aku gak tahu nasib kita tahun depan gimana ya?” “Pemerintah rasanya gak memperdulikan rakyat kecil.” “ Iya kita jadi korban SUSM rupanya.” Ucap Jono “SUSM apaan bro?” “Seratus Ucapan Semanis Madu dari  pemerintah hahaha.” Ucap jono.”hahaha tapi jon, beberapa janji sudah terlaksana contohnya aja Kartu Jakarta Sehat.” “iya sih tapi pelayanannya kurang memuaskan dan penyebarannya belum merata.” ucap jono. Keheningan terjadi sejenak “sudah lah kita rakyat kecil mau gimana lagi mau berbutan apa – apa juga tidak bisa, Pemerintah itu mikiran kita tapi karena banyaknya masalah yang perlu diselesaikan sehingga semuanya belum terlaksana dengan baik. Sudahlah berdoa saja semoga di pemerintahan yang baru ini bisa lebih baik.”ucap lelaki yang tiba - tiba ikut mengobrol dan duduk di sebelah jono. Jono dan brudin pun tercengang melihat pria yang duduk di sebelah Jono dan tiba – tiba ikut berbicara dengan mereka. Dengan cepat mereka pun berdiri dan langsung memeluk pria tersebut dan menangis – nangis meminta maaf “Pak maaf kan kita pak.” Ucap brudin dengan memeluk pria yang ada di depannya. “Sudah – sudah jangan begini.” Ucap pria itu. “Pak jangan penjarakan kami pak.” Ucap jono dengan suara pelan dan memohon. “Hahahah.,.,.,kalian salah  saya itu bukan orang pemerintahan tapi saya itu artis yang main di kampung kw memang muka saya mirip.” Jono dan brudin pun saling betatapan dan tertawa serempak.  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Ilham Ilyasa / Xmia2 / 15


RSBI

Suatu hari di suatu sekolah negeri antah berantah, seorang guru memberi tahu kepada murid-muridnya bahwa sekolah mereka akan menjadi sekolah RSBI.
Guru : Anak-anak, ada kabar gembira untuk kita semua. Sekolah kita sebentar lagi akan menjadi sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional). Nah, untuk menyambut hal ini, saya mau tanya apa yang akan kalian siapkan. Joni, apa yang akan kamu untuk menyambut ini?
Joni : Belajar bahasa Inggris agar lebih mahir dalam berbicara bahasa Inggris.
Guru : Bagus sekali. Kalau kamu, Jono?
Jono : Harus siap uang
Pak. Guru : Lho kok uang?
Jono : Ya Pak. Soalnya kalau sekolah kita statusnya sudah RSBI, pasti bayarnya lebih mahal. Masa sih RSBI bayarnya sama kayak sekolah biasa? Udah gitu, pasti nanti diminta iuran untuk ini itu.
Guru : Jawabanmu kok sinis sekali? Begini lho, kalau sekolah kita bertaraf internasional artinya sekolah kita itu setara dengan sekolah luar negeri. Jadi, kalian seperti sekolah di luar negeri
 Jono : Tapi Pak, kalau menurut saya, RSBI itu bukan Sekolah Bertaraf Internasional, tapi Sekolah Bertarif Internasional.
Akhirnya guru tersebut kebingungan membalas kata-kata Jono dan langsung membahas materi pelajaran. Sebagai informasi tambahan, Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) sekarang sudah dibubarkan oleh MK.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Nama : Mega Musfivawati / X MIA 2/ 22



Superhero Tolak Indonesia

Untuk menurunkan tingkat kriminalitas di ibukota, pemerintah Indonesia telah mengirimkan proposal penawaran kerja kepada sejumlah superhero di luar negeri. Proposal ini menawarkan suatu bentuk kerjasama dimana para superhero diminta kesediaannya untuk bekerja di Indonesia dalam kerjasama dengan Mabes Polri untuk memerangi kriminalitas yang marak terjadi di kota-kota besar di Indonesia , khususnya di Ibukota.
Tetapi sayangnya, tak diduga para superhero menolak ajakan kerjasama ini. Dengan alasan sebagai berikut :
1. BATMAN
Batman menolak ajakan kerjasama ini dengan alasan yang terlalu dibuat-buat. Alasan beliau adalah dia keberatan menanggung pajak import Bat-mobil ke Indonesia. Bayangin aja pajak import mobil mewah yang selangit, apalagi untuk Bat-mobil yang secanggih itu.
2. SPIDERMAN
Spiderman juga menolak ajakan kerjasama ini dengan alas an saat bergelantungan, dia takut kecantol kabel listrik dan telepon yang banyak berserakan di langit-langit kota besar Indonesia.
3. INVISIBLE GIRL
Menolak dengan alasan minder. Kemampuan menghilang yang dimilikinya masih jauh kalah dengan kemampuan menghilang orang-orang Indonesia. “Saya sih hanya bisa menghilangkan diri saya sendiri. Banyak orang Indonesia yang bukan hanya bisa menghilangkan diri sendiri, malahan menghilangkan hutang, aset-aset negara, sampai hutang-hutang koruptor pun bisa dihilangkan juga. Jadi saya merasa minder”ujarnya.....
4. THE THING
Menolak dengan alasan di Indonesia sudah banyak orang dengan kulit yang lebih tebal dari saya. bukan hanya kebal peluru, malahan sudah kebal malu segala.
5. SUPERMAN
Sang manusia baja ini menolak dengan sopan, karena saya takut disangkutkan dengan tuntutan karena celana dalam saya di depan.

Dengan demikian, Indonesia harus menerima segala kelebihanya, dan pada akhirnya Indonesia hanya bisa mengandalkan kemampuan manusia biasa untuk menangkap para kriminalitas-kriminalitas.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kharisma Farinda S/ X MIA 2/ 18

UAS
            Kriing..kriing..kriing..bel sekolah kami yang bosan-bosannya kami dengar selama bersekolah disini, ya dimaklumi saja. Waktu istirahat telah tiba semua siswa keluar dari kelas masing-masing. 80% menuju ke kantin, tetapi aku dan Dimas malah menuju ke taman sekolah yang berada di dekat kelas 12 inilah markas kami. Kami sering berada disini untuk menikmati suasana indahnya dunia, hijaunya dedaunan, bunga yang menakjubkan.
            Kami pun tiba-tiba teringat pada UAS yang akan dilaksanakan beberapa minggu ke depan. Aku yakin, Dimas pasti belum siap juga untuk menghadapi UAS di beberarapa minggu ini. Dan akhirnya kami pun membicarakan permasalahan UAS itu.
Dimas    : “Eeh Ram, kamu sudah siap UAS belum?”
Rama    : “Aku belum siap sama sekali, Dim..”
Dimas    : “Apa kamu tidak mempersiapkan diri untuk menghadapi UAS nanti?”
Rama    : “Buat apa? UAS kan Ujian Asal Silang!
Dimas    : “?!#%$^&*()_+”
Setelah itu kami tertawa karena tingkah kami itu. “Memang masalah Ujian tidak ada habisnya bagi siswa yang malas.” Kataku.
            Kriing..kriing..kriing.. bel tanda masuk kelas berbunyi. Kami semua masuk kelas untuk melanjutkan perlajaran selanjutnya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Sindi Elviana A./ X-MIA-2 /33


SANG BOS

Suatu hari  seorang pria pergi ke took hewan peliharaan untuk membeli seekor burung beo. Penjaga toko mengajak sang pria untuk memilih salah satu burung beo tersebut.
Pria itu bertanya, “Berapa Harganya yang kuning ?”
Penjaga toko mengatakan, “Oh yang kuning harganya 5 juta rupiah.”
Pria itu terkejut dan meminta penjelasan kepada penjaga took mengapa begitu mahal.
Penjaga toko menjelaskan, “burung beo ini adalah salah satu yang istimewa. Dia bisa mengetik dan dapat mengetik sangat cepat!”
“Bagaimana dengan yang hijau?” Pria itu bertanya, penjaga toko mengatakan, “yang hijau lebih mahal dapat menjawab panggilan telepon masuk dan menulis catatan.”
“Bagaimana dengan yang merah?”pria itu bertanya lagi karena semakin penasaran.
Penjaga toko mengatakan “yang itu malah paling mahal, 20 juta rupiah!”
Pria itu mengatakan “apa yang BISA DIA lakukan??”
Penjaga toko mengatakan, “Hhmmm, sebenarnya saya juga tidak tahu. Tetapi dua beo lainnya tadi sih memanggil dia dengan BOS.
Sang pria: ?!@#$%?><:”{

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Alyf Oktavia/ X MIA 2/ 2

Meniru DPR

Suatu sore Abdul dan Udin baru pulang berjualan, hari ini mereka mendapat uang sebesar Rp75000 yang harus diberikan semua kepada sang bos. Nanti mereka akan diberi upah tersendiri. Ketika sedang berjalan, mereka lewat di depan seorang polisi yang sedang mengatur lalu lintas. Mereka sempatkan untuk berhenti dan beristirahat sejenak
Abdul    :   “Din gimana kalau nanti uangnya kita kasih Rp50000 aja kepada bos ?”
Udin      :   “Terus yang Rp25000 kemana ?”
Abdul    :   “Yang Rp25000 ya buat kita. Nanti kita bagi 2, lumayan kan buat nambah-nambah  
                      penghasilan.”                                                                  
Udin       :   “Kamu kog berani sih Dul korupsi kayak gitu ? nggak takut dilaporin bos ke polisi ?”
Abdul     :   “Ngapain harus takut ? kan kita Cuma korupsi Rp25000 aja. Lihat tuh para DPR yang  
                       korupsinya Rp2,5 Miliyar aja nggak diapa-apain..”
Udin       :   “Oh iyaya kamu bener juga”
Polisi yang dari tadi mengatur lalu lintas, tercengang mendengarkan perbincangan mereka. Setelah itu Udin dan Abdul pergi melanjutkan perjalanannya


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Tugas Bahasa Indonesia : Anekdot Arti Dari Perdamaian

Nama : Dewanti Pramithasari
Kelas : X-MIA 2
No. Absen : 06

Anekdot arti dari “perdamaian”

                Pada zaman dahulu di sebuah kerajaan ada seorang raja. Suatu hari sang raja mengadakan sayembara kepada para seniman. Sayembara tersebut adalah raja akan memberikan hadiah kepada seniman yang melukis gambar terbaik tentang perdamaian. Banyak seniman yang mencoba sayembara tersebut. Sang raja melihat semua gambar , tetapi hanya dua gambar yang benar-benar disukai oleh raja dan ia harus memilih satu diantara dua gambar tersebut.

                Gambar yang pertama adalah sebuah danau tenang yang sempurna dan gunung menjulang yang mencerminkan perdamaian di sekitarnya. Di atasnya terdapat langit biru dengan awan putih lembut. Semua yang melihat gambar ini berpikir bahwa itu adalah gambaran sempurna tentang perdamaian.

                Gambar yang kedua juga tentang pegunungan, tetapi gambar ini terlihat kasar dan sederhana. Di atasnya terdapat langit yang marah dimana hujan turun dan kilat bermain. Di sisi gunung jatuh air terjun berbusa. Gambar ini sama sekali tidak terlihat damai. Tetapi, ketika sang raja memperhatikan, ia melihat di balik air terjun terdapat tumbuhan semak-semak kecil di celah-celah batu. Di semak-semak itu induk burung telah membangun sarang. Di sana di tengah-tengah aliran air yang marah, duduk induk burung di sarangnya. “Sungguh perdamaian yang sempurna”, pikir sang raja.

                “Manakah gambar terbaik tentang perdamaian yang akan anda pilih dan menangkan ?”, ucap salah satu seniman. Akhirnya, sang raja memilih gambar kedua. “Mengapa anda memilih gambar yang kedua”, balas salah satu seniman. “Karena kedamaian bukan berarti berada di tempat dimana tidak ada suara , masalah, atau kerja keras. Tetapi, damai berarti berada di tengah-tengah semua hal itu dan hatimu masih tetap tenang. Itu adalah arti sebenarnya dari perdamaian.” Jelas sang raja.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS